Langsung ke konten utama

Mari Menulis Kata-kata Puitis Dan Romantis

Kata-kata puitis nan romantis – bingung menuliskan kata-kata romantis sebagai status facebook anda? lihat contohnya disini. silahkan dimodifikasi sesuka hati..

Kata-kata puitis nan romantis


"Untuk segala kelebihan dan kekuranganmu, biarlah kesetiaan yang mencukupkan"

Kata-kata puitis nan romantis




Ada yang menampar untuk membuatmu sadar, ada yang membelai untuk membuatmu lalai
Ombak di jantungmu itu, kekasih, dari laut mataku. Dan ikan-ikan yang berenang di matamu itu, kekasih, dari luas samudera hatiku

Kadang, kita terlalu sibuk melukai waktu, hingga akhirnya; waktu membisukan kita dengan masa lalu

Sebab cinta, seasin air mata. Maka biar aku mencoba mereguknya

Degupku tak beraturan. dan aku, ingin memelukmu sekarang hingga tenang

Tidak ada kopi juga cemilan lainnya malam ini, hanya tersisa bekas suaramu di telingaku perlahan menjadi rindu yang biru

Jika kau temukan pagimu berkabut kelabu, jangan kaget. Itu cara subliman rinduku menyapamu
Aku harap matamu mengenal mataku sebagai mata yang selalu memata-matai air matamu

Tak perlu ada yang menang, atau pun menangis. Sebab pada akhirnya, cinta tak akan memihak siapa-siapa

Inikah rindu yang kau maksud Tuhan? Lalu mengapa hanya yg aku terbakar sendiri?
Bahkan jika engkau pergi, airmataku tak menetes lagi. Sebab, dengan mencintaimu; kematian telah berulangkali kujalani

Tuhan, berikan aku keberanian akan sebuah cinta, agar aku selalu siap dengan duka yang ditanggungnya

Menarilah dengan riang di bawah hujan seakan dingin itu tiada. Sebab hangatku akan selalu ada

Mumpung masih hidup, sebelum mati, aku ingin mencintaimu mati-matian 

Seperti sendok, mangkok, dan mie instan. Merindumu mulai terasa membosankan

Aku tak suka melebihkan jarum jam, agar hal-hal indah tak terlalu segera menjadi kenangan

Di matamu aku terperangkap, lalu kau sama sekali tak menyadari betapa inginnya aku terbenam di sana selamanya

Hujan menggenggam lenganmu. Dingin merasukimu. Kemudian akan kau sadari betapa tanpaku hangat itu akan kau rindu

Ajarkan cintaku mencintai takdir, kekasih, agar surga cemburu pada apa yang kita sebut kebahagiaan

Rintik yang sama, cemas yang berbeda. Hujan tak lagi mampu menjadi akhir dari sebuah cerita

Jika memang letak hatimu setinggi langit, maka harapan adalah tangga doa-doaku untuk mendakinya

Komentar